Hubungan

Cinta seharusnya menjadi fondasi hubungan yang kokoh. Anda mencintai pasangan Anda, pasangan Anda mencintai Anda. Ini adalah awal yang baik, tetapi cinta saja tidak cukup. Anda juga perlu menguasai beberapa keterampilan agar cinta bertahan lama dan tumbuh lebih kuat dari waktu ke waktu. Hubungan itu seperti tarian di mana Anda membutuhkan gerakan yang terkoordinasi agar berhasil. Kabar baiknya adalah kita dapat mempelajari keterampilan yang diperlukan jika kita belum mengetahuinya dan menggunakannya.

Kejujuran dan Ketulusan

Penting untuk mendiskusikan segala hal yang terjadi dalam sebuah hubungan, terutama di awal kehidupan bersama. Bicaralah dengan pasangan Anda tentang harapan, keinginan, kebutuhan, kekecewaan, preferensi, kesukaan, dan ketidaksukaan Anda. Seringkali orang berasumsi bahwa pasangan mereka “seharusnya tahu” apa yang mereka pikirkan dan apa yang mereka inginkan. Ini tidak benar.
Berikut adalah dua aturan untuk membantu menjaga percakapan tersebut tetap konstruktif: ketika Anda yang berbicara, cobalah untuk bersikap selembut dan sebisa mungkin tidak menuduh. Cobalah untuk mengungkapkan kekhawatiran Anda sebagai “pernyataan saya”. Jika Anda yang mendengarkan – cobalah untuk benar-benar mendengarkan dan tidak bersikap defensif.
Kedua keterampilan ini membutuhkan latihan, tetapi sangat penting.

Pertahankan Keseimbangan Positif

Peneliti hubungan dan terapis keluarga ternama, John Gottman, menemukan bahwa agar sebuah hubungan dapat berkembang, penting untuk menjaga rasio lima banding satu antara interaksi positif dan negatif. Itu berarti bahwa jika Anda mengkritik pasangan Anda untuk sesuatu, maka Anda harus mengatakan atau melakukan lima hal positif untuk menyeimbangkan dan menetralkan kritik Anda.

Menangani Konflik dan Perkelahian

Sebagian besar pasangan akan mengalami beberapa konflik sesekali. Bagaimanapun, kalian adalah dua orang yang berbeda dengan pandangan, kebutuhan, dan latar belakang yang berbeda yang mencoba menciptakan kehidupan unik bersama. Wajar jika kepentingan kita terkadang berbenturan. Namun, konflik dapat menjadi peluang luar biasa untuk tumbuh jika ditangani dengan benar.

Pertama – fokuslah pada masalah yang sedang dihadapi dan jangan pernah mengungkit banyak masalah dari masa lalu. Misalnya, jika Anda sedang membahas masalah keuangan, jangan mengungkit semua kejadian ketika pasangan Anda tidak peka terhadap ibu Anda, tidak mencuci piring, atau tidak menelepon Anda ketika ia terlambat pulang kerja. Jangan menggunakan kata-kata “selalu” dan “tidak pernah.” Jika emosi memuncak, berhentilah sejenak dan kembali ke diskusi ketika Anda berdua sudah tenang. Belajarlah untuk saling menghadap, bukan saling menjauh, selama konflik.

Pelajari “Bahasa Cinta” Pasangan Anda

Dalam bukunya yang luar biasa, “The Five Love Languages,” Gary Chapman menjelaskan lima cara berbeda kita mengekspresikan dan menerima cinta. Jika pasangan tidak memahami perbedaan dalam ekspresi cinta mereka, mereka mungkin merasa tidak dicintai, disalahpahami, dan kesepian. Belajar berbicara dan memahami bahasa cinta kita sendiri dan pasangan dapat membuat perbedaan besar dalam hubungan Anda dan membawa lebih banyak harmoni ke dalam tarian keintiman.

Luangkan Waktu untuk Satu Sama Lain

Terkadang kita terlalu sibuk dengan pekerjaan, anak-anak, kewajiban, dan tanggung jawab sehingga pasangan kita berada di urutan terakhir dalam daftar “yang harus dilakukan”. Luangkan waktu untuk berkencan, sisihkan setidaknya satu hari dalam seminggu untuk melakukan sesuatu bersama, meskipun itu sesederhana berjalan-jalan. Jalin kembali hubungan, curahkan seluruh perhatian Anda satu sama lain, dan nikmati kebersamaan mereka. Ini akan menjaga hubungan Anda tetap kuat dan akan membantu melewati beberapa masa sulit yang kita semua hadapi.

Berikut beberapa tips yang cukup sederhana. Jika Anda dapat menguasai setidaknya beberapa di antaranya, Anda akan melihat hubungan Anda membaik. Jika Anda merasa terlalu sulit, atau masalahnya tampak tak teratasi, mungkin ini saat yang tepat untuk berkonsultasi dengan konselor hubungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *